31 March 2018

Kisah Sukses Bisnis Ayam Bakar Wong Solo

Ayam bakar merupakan salah satu kuliner yang di gemari oleh kaya orang. Makanan yang satu ini memang lezat. Dan kaya pengbisnis yang bergelut dalam bisnis kuliner ini. Salah satu pengbisnis yang yang patut di acungi jempol merupakan Puspo Wardoyo. Di awali dengan menjual ayam dipinggir jalan hingga kemudian hingga menjadi pengbisnis ayam bakar wong solo yang kini memiliki kaya cabang di bermacam kawasan di indonesia.



Puspo Wardoyo merupakan pengbisnis asal solo yang lahir pada 30 November 1957. Dia awalnya merupakan seorang guru yang beralih profesi menjadi penjual ayam. Saat Puspo Wardoyo masih kecil ia rajin membantu kedua orang tuanya menjual daging ayam dan juga membuka warung makan kecil - kecilan. Pagi hari Puspo menyembelih ayam untuk dijual daging nya di pasar, ketika siang hari puspo membantu menjual bermacam sajian olahan ayam di dan kuliner siap saji lainnya di warung yang berlokasi di erat kampus UNS solo.

Puppo Wardoyo merupakan mahasiswa di UNS solo, sehabis ia lulus Puspo Wardoyo menjadi guru seni di Sekolah Menengan Atas Negri 1 Muntilan di jawa tengah. Menjadi seorang pegawai negri sipil tak membuat nya berpuas diri. Dia malah menentukan mengundurkan diri dan ingin menjadi pengbisnis. Puspo Wardoyo lantas mulai membuka bisnis kuliner.

Inspirasi yang di sanggup oleh Puspo Wardoyo berasal dari salah satu teman nya yang seorang pedagang bakso yang merantau ke medan. Teman nya menceritakan bahwa prospek bisnis masakan di medan sangat menjanapabilan dan bagus. Cerita teman nya yang sukses di medan membuat Puspo Wardoyo berkeinginan merantau dan mengadu nasib ke medan.

Untuk mewujudkan keinginan nya tersebut Puspo berniat mengumpulkan modal untuk merantau ke medan. Puspo melamar menjadi guru lagi di jakarta. Selama 2 tahun kesannya Puspo bisa mengumpulkan modal dan berangkat ke medan untuk mengadu nasib.

Sesampainya di medan Puspo eksklusif membuka bisnis ayam bakarnya dengan warung kecil - kecilan di erat bandara. Suatu hari seorang karyawan Puspo lagi terlilit hutang seorang rentenir, Puspo membantu karyawan nya tersebut dan tak di sangka ini merupakan awal dari kesuksesan Puspo Wardoyo. Pasalnya untuk membalas kebijaksanaan pada Puspo Wardoyo, karyawan nya tersebut menghubungi seorang teman nya yang bekerja sebagai wartawan untuk meliput bisnis ayam bakar milik Puspo Wardoyo tersebut. Keesokan harinya ketika artikelnya mulai diterbitkan, eksklusif warung miliknya ramai diserbu pembeli.



Kesempatan itu sangat di manfaatkan Puspo Wardoyo untuk menyebarkan bisnis nya hingga sebesar sekarang. Di awal perantauannya ke medan Puspo wardoyo tak menyangka apabila bisnis nya sanggup hingga menyerupai ini. Lambat laun bisnis nya ini menjadi semakin besar dan memiliki kaya cabang dan karyawan.

Kesuksesan yang di peroleh oleh Puspo Wardoyo ini tak lah mudah. Dia melewati kaya lika liku kehidupan, berkali - kali jatuh berdiri hingga kemudian ia sanggup berhasil menyerupai kini ini. Saat ini Puspo Wardoyo bisa menyebarkan kurang lebih 100 outlet ayam bakar wong solo di bermacam kawasan di indonesia.

Ayam bakar wongsolo ini juga kerap mendapat penghargaan. Kesuksesan bisnis Ayam bakar wong solo ini menuai kaya decak kagum oleh kalangan pemerintah, pengbisnis hingga kemudian para pengamat. Hampir semua outletnya di seluruh kawasan selalu ramai penuh sesak oleh pengunjung pada ketika simpulan pekan dan hari libur. Bahkan ketika bulan ramadhan semua outlet nya membatasi jumlah pengunjung ketika berbuka puasa.

Kini Puspo Wardoyo kembali membuka bisnis untuk waralaba Usaha ayam bakar wong solo miliknya. Bagi mereka yang membeli waralaba Wong solo di pastikan rasa dan penataan outletnya sama dengan outlet wong solo lainnya. Untuk waralaba ini Puspo Wardoyo memang menunjukkan standarisasi dalam hal sama rasa dan gerai.



Berbagai cibiran dan cobaan telah Puspo Wardoyo lalui termasuk makian dari mertuanya. Namun semangat Puspo Wardoyo tak luntur, justru Puspo Wardoyo semakin semangat dalam menyebarkan bisnisnya ini. Memang benar bahwa bisnis tak pernah menghianati hasil menyerupai yang di alami oleh Puspo Wardoyo ini.

Setelah bisa membesarkan bisnis Wong Solonya ini Puspo Wardoyo yang memiliki 4 orang istri dan 9 orang anak ini masih memiliki impian lagi yakni ingin terus bekerja keras menjadi kaya raya dan memiliki kaya istri dan masuk surga.

Itulah kisah inspiratif dari sosok pendiri Ayam Bakar Wong Solo yang membesarkan bisnisnya dari nol hingga kemudian sebesar kini ini. Demikian Kisah sukses bisnis ayam bakar wong solo, Semoga bermanfaat.

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon